Monday, October 23, 2023

COMPUTATIONAL THINGKING; LEMBAR KERJA MAHASISWA 2.3.2

 

LEMBAR KERJA MAHASISWA

 

Nama                     :    Nur Ainun Fadhilah Idris

Rumpun Ilmu         :    MIPA

Mata Kuliah           :    Computational Thingking

 

 

1.      Sampai saat ini, Anda sudah mendapatkan contoh-contoh implementasi CT dalam kehidupan sehari-hari. Dalam contoh-contoh tersebut, dapat dilihat bahwa CT dapat diterapkan dengan ataupun tanpa menggunakan “komputer”. Tuliskanlah hal atau persoalan apa yang zaman sekarang tidak memakai “komputer”, TIK, dan robot tapi membutuhkan CT!

 

Contoh sederhana banyak yang dapat kita temui di kehidupan sehari-hari dalam hal memasak, mencuci, mengerjakan tugas dan masih banyak contoh dalam kehidupan sehari-hari tanpa menggunakan komputer, TIK dan robot.

Contoh berpikir komputasional dengan cara dekomposisi misalnya adalah ketika negara hendak menyelesaikan masalah ekonomi, maka membuat rencana atau solusi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. 

Contoh berpikir komputasional dengan metode pengenalan pola ini misalnya, seorang ibu belajar memahami kapan, pada jam berapa, atau saat dalam kondisi apa anaknya akan rewel. Berdasarkan pengalaman pada waktu-waktu sebelumnya, ibu tersebut akhirnya mengetahui waktu atau kondisi yang membuat anaknya menjadi rewel.Dari sana, sang ibu tersebut akhirnya menemukan cara agar si anak tidak lagi rewel. 

Contoh berpikir komputasional dengan metode abstraksi adalah ketika seseorang ingin membuat sebuah kursi dari kayu. Kemudian ia mengambil beberapa batang kayu yang cocok dijadikan bahan kursi dari tumpukan berbagai jenis dan bentuk kayu.

Contoh berpikir komputasional dengan metide algoritma adalah ketika kita hendak mengirim pesan singkat atau chat melalui WhatsApp pada seseorang.  Kita memahami bahwa langkah-langkahnya adalah membuka aplikasi WA, mencari letak percakapan dengan orang tersebut, kemudian mengetik pesan yang ingin kita sampaikan, lalu mengirimnya. 

 

2.      Tuliskan dan jelaskan minimal satu contoh penerapan untuk masing-masing fondasi CT dalam kehidupan sehari-hari! Contoh yang Anda berikan dapat mengandung lebih dari satu fondasi.

 

Mencuci pakaian

  1. Dekomposisi. Pada awal ini menentukan hingga mengelompokan pakaian berbagai jenis sendiri yang akan di cuci, menyiapkan alat cuci hingga ember dan memahami proses pencucian.
  2. Pengenalan pola. Mengetahui pola dalam mencuci pakaian dari memilah pakaian untuk dicuci, memperkirakan detergen dan air yang akan dibutuhkan.
  3. Abstraksi. Setelah mengetahui berbagai pakaian yang kotor akan dilanjutkan dengan memahami pakaian yang kotor, menyatukan pakaian hingga mencucinya dan menjemurnya.
  4. Algoritma. Setelah mengetahui langkah di atas dari pemecahan mencuci pakaian dari memilah pakaian, menyiapkan alat, mencuci hingga menjemur

 

COMPUTATIONAL THINGKING ; KONEKSI ANTAR MATERI TOPIK 1

 

1.      Hubungan daripada computational thinking dengan kehidupan sehari-hari penulis dapat dicontohkan seperti pada saat penulis bermain playstation khususnya pada saat memainkan game sepak bola bersama teman. Untuk dapat mencetak gol, menjaga kebobolan dan memenangkan permainana, penulis tentu melalukan strategi-stretagi yang diperlukan untuk mencapai hal tersebut. Strategi-strategi ini diperoleh daripada pengenalan pola permainan yang dilakukan penulis terhadap lawan hingga kemudian menemukan langkah yang paling tepat untuk dapat mencapai tujuan yakni memenangkan permainan. Langkah-langkah peroleha strategi ini menurut hemat penulis merupakan bagian dariapda pragmatiksasi computational thinking. Terdapat beberapa juga contoh-contoh lain daripada hubungan CT dengan kehidupan sehari-hari penulis seperti dengan pengimplementasian CT penulis mampu untuk dapat menyelesaikan pekerjaan yang sama dalam waktu yang kuranglebih bersamaan. Seperti misalkan penulis disuatu hari akan mengikuti latihan sepak bola namun dihari yang sama penulis diminta oleh orang tua untuk membantu pekerjaan di kebun. Implementasi CT disini penulis lakukan dengan menganalisis keadaan, seperti pukul berapa latihan sepak bola akan dimulai, dana pa saja pekerjaan di kebun yang harus diselesaikan. Kemudian menyusun rencana agar kedua pekerjaan tersebut dapat terselesaikan semuanya.

 

2.      Tentu! CT dapat diterapkan pada segala bidang termasuk pada mata pelajaran yang akan diajarkan disekolah, apalagi menurut penulis pada bidang fisika penerapan CT sangat diperlukan baik oleh guru dan terlebih khsusus peserta didik. Seperti misalnya guna menyelesaikan suatu masalah yang disajikan oleh guru dengan menggunakan model PBL. Peserta didik perlu menerapkan CT agar dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan tepat sehingga dapat menghasilakn solusi yang terbaik. Penerapaan CT dalam masalah-masalah fisika seperti dengan mengidentifikasi unsur-unsur yang menyebakan permasalah, mengidentifikasi variabel-variabel yang tersedia, serta apa yang menjadi masalah kemudian menyususn sebuah langkah strategis untuk dapat menyelesaikan masalah berdasarkan pengetahuan-pengetahuan yang diperoleh sebelumnya terkait penyelesaiaan soal/masalah pada sebuah topik pembahasan.

COMPUTATIONAL THINGKING; KONEKSI ANTAR MATERI DAN AKSI NYATA TOPIK 2

 

Capaian Pembelajaran Computational Thinking fase F:

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menganalisis beberapa strategi algoritmik secara kritis dalam menghasilkan banyak alternatif solusi untuk satu persoalan dengan memberikan justifikasi efisiensi, kelebihan, dan keterbatasan dari semua alternatif solusi, kemudian memilih dan menerapkan solusi terbaik, paling efisien, dan optimal dengan merancang struktur data yang lebih kompleks dan abstrak.

Capaian Pembelajaran Biologi fase F:

Pada akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan mendeskripsikan bioproses yang terjadi dalam sel, dan menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut. Selanjutnya peserta didik memiliki kemampuan menerapkan konsep pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupan sehari-hari dan mengevaluasi gagasan baru mengenai evolusi. Konsep-kosep yang dipelajari diterapkan untuk memecahkan masalah kehidupan yang diselesaikan dengan keterampilan proses secara mandiri hingga menciptakan ide atau produk untuk mengatasipermasalah tersebut. Melalui keterampilan proses juga dibangun sikap ilmiah dan profil pelajar pancasila.

 

Konektivitas:

Dari dua narasi CP CT dan mata pelajaran fisika fase F diatas dapat ditarik satu kesimpulan bahwa konektivitas antar kedua CP tersebut adalah pada proses pemecahan masalah. Sebagaimana yang ada pada CP Biologi bahwa pada materi kelainan dan gaungguan dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah pada sistem organ manusia, dijelaskan juga pada konsep-konsep yang dipelajari diterapkan untuk memecahkan masalah kehidupan yang diselesaikan dengan keterampilan proses secara mandiri hingga menciptakan ide atau produk untuk mengatasipermasalah tersebut. Melalui keterampilan proses juga dibangun sikap ilmiah dan profil pelajar Pancasila, disinilah CP CT dapat diintegrasikan dimana dalam proses pemecahan masalah, peserta didik dapat menggunakan atau mampu mencapai CP CT yang sebagaimana tertulis diatas.

 

 

1. Bagaimana perasaan Anda saat menelaah lebih lanjut mengenai CP CT dalam pertemuan kuliah ini?
Dengan menelaah CP CT terutama pada fase kelas yang saya ampuh, saya merasa tertantang untuk dapat menintegrasikan CT ini sendiri di dalam pembelajaran dan dalam menyusun perangkat nantinya 



2. Tuliskan pengetahuan-pengetahuan baru yang Anda dapatkan dari pertemuan ini.
Pengetahuan-pengetahun baru yang penulis dapakan melalui pembahasan topik ini adalah CT bukan hanya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melainkan CT juga dapat di implementasikan dalam pembelajaran dan CT telah di tuangkan di dalam CP pada setiap fase

INFOGRAFIS COMPUTATIONAL THINGKING

 


EKSPLORASI KONSEP TOPIK 4 COMPUTATIONAL THINGKING

 

Lembar Kerja Mahasiswa

Nama

Muhammad Adhan Pangumpia

NIM

1206123004

Judul Proyek STEAM yang Dipilih

Roket Air

Sumber

Maulana. (2020). Penerapan Model Projek Besad Learning Berbasis STEm pada Pembelajaran Fisika Siapkan Kemandirian Belajar Peserta Didik. Jurnal Teknodik. 24 (1).  hal 37-48.

Sumber: https://jurnalteknodik.kemdikbud.go.id/index.php/jurnalteknodik/article/view/678

 

Deskripsi Singkat tentang Proyek STEM yang Dipiih

Pada proyek ini peserta didik diminta untuk merancang sebuah roket air dengan menerapkan konsep fisika terkait dengan momentum, implus, hukum kekakalan momentum, serta fluida dinamis. Dalam peluncuran roket peserta didik juga diharapkan mampu untuk menerapkan konsep gerak parabola untuk melihat jangkauan daripada roket baik secaa vertical maupun horizontal.

 

Poyek ini juga pernah penulis buat bersama teman kelompok pada saat duduk dibangku perkuliahan S1 di perguruan tinggi dahulu.

 

EKSPLORASI KONSEP TOPIK 3 COMPUTATIONAL THINGKING

SEL.09.2-T3-8c Eksplorasi Konsep dan Ruang Kolaborasi

Nur Ainun Fadhilah Idris/ MIPA


3.1 The purpose of each of these letters is to
A. explain what graffiti is.
B. present an opinion about graffiti.
C. demonstrate the popularity of graffiti.
D. tell people how much is spent removing graffiti.

Nama/NIM : Nur Ainun Fadhilah Idris

Jenjang/mata pelajaran yang diampu: SMA/Biologi

Kode soal: Reading

Judul soal: Grifiti

No.

Pertanyaan

Jawaban

1.

Tuliskan solusi untuk soal ini !

B

2.

Tuliskan Langkah-langkah berpikir anda hingga mendapat solusi dari permasalahan ini !

1.      Membaca teks dengan seksama

2.      Membaca soal

3.      Oleh sebab disoal untuk mencari tujuan daripada masing-masing surat maka fokus penyelesaian masalah adalah untuk mencari tujuan dari surat  tersebut.

4.      Mencermati pilihan yang tersedia

5.      Mendapatkan jawaban yang tepat

3.

Identifikasi 4 fondasi CT yang anda gunakan dalam menyelesaikan masalah ini !

Dekomposisi:

Mencermati soal, apa yang mesti diselesaikan

Pengenalan Pola:

Berdasarkan pengalaman saya untuk menyelesaikan soal teks secara efektif maka setelah mencermati soal langkah yang mesti dilakukan selanjutnya ialah mencermati pilihan jawaban langkah ini menurut saya efisien daripada membaca teks kembali.

Abstaksi:

Mengeliminasi maksud yang lain daripada teks dan berfokus pada tujuan daripada isi teks. 

Algoritma:

Membaca teks, mencermati soal, mencermati pilihan jawaban, memilih jawaban yang tepat.

 

 

Pertanyaan 3.2

Why does Sophia refer to advertising?

Nama/NIM : Nur Ainun Fadhilah Idris

Jenjang/mata pelajaran yang diampu: SMA/Biologi

Kode soal: Reading

Judul soal: Grifiti

No.

Pertanyaan

Jawaban

1.

Tuliskan solusi untuk soal ini !

Oleh sebab graffiti dan iklan sama-sama merupakan karya seni

2.

Tuliskan Langkah-langkah berpikir anda hingga mendapat solusi dari permasalahan ini !

1.      Membaca soal

2.      Membaca teks

3.      Oleh sebab disoal untuk mencari alasan dari Sophia menyertakan iklan, maka fokus pembecaan teks hanya pada surat sophia untuk meninimalisir waktu

4.      Menuliskan jawaban

3.

Identifikasi 4 fondasi CT yang anda gunakan dalam menyelesaikan masalah ini !

Dekomposisi:

Mencermati soal, apa yang mesti diselesaikan

Pengenalan Pola:

Berdasarkan pengalaman saya untuk menyelesaikan soal teks yang berbentuk essai maka diperluka pembacaan kembali isi teks untuk menemukan gambaran jawaban dari soal

Abstaksi:

Mengeliminasi maksud yang lain daripada teks dan berfokus pada substansi pertanyaan 

Algoritma:

mencermati soal, membaca teks, menuliskan jawaban

 

 

 


Pertanyaan 7.1

What is the approximate distance from the starting line to the beginning of the longest straight section of the track?

A.      0,5 km

B.      1,5 km

C.      2,3 km

D.      2,6 km

Mathematics

Nama/NIM : Nur Ainun Fadhilah Idris

Jenjang/mata pelajaran yang diampu: SMA/Biologi

Kode soal: Mathematics

Judul soal: Speed of Racing Car

No.

Pertanyaan

Jawaban

1.

Tuliskan solusi untuk soal ini !

B

2.

Tuliskan Langkah-langkah berpikir anda hingga mendapat solusi dari permasalahan ini !

1.      Membaca soal

2.      Menganalisis grafik

3.      Oleh sebab disoal yang diminta adalah jarak dari garis start hingga bagian awal dari garis lurus terpanjang, maka fokus analisis grafik hanya difokuskan pada hal tersebut

4.      Memilih jawaban yang tepat

3.

Identifikasi 4 fondasi CT yang anda gunakan dalam menyelesaikan masalah ini !

Dekomposisi:

Mencermati soal, apa yang mesti diselesaikan

Pengenalan Pola:

Berdasarkan pengalaman saya bahwa untuk menyelesaikan soal grafik dengan pertanyaan bentuk objektif maka yang perlu dilakukan ialah mencermati soal terlebih dahulu hal ini agar proses analisis grafik akan lebih terarah dan efisien.

Abstaksi:

Oleh karena setelah membaca soal saya dapat menganalisis grafik dengan terarah maka grafik untuk sementara saya abaikan dan berfokus mencermati soal

Algoritma:

Mencermati soal, menganalisis grafik, menentukan jawaban yang tepat.

 

Pertanyaan 7.2

Where was the lowest speed recorded during the second lap?

A. at the starting line.

B. at about 0.8 km.

C. at about 1.3 km.

D. halfway around the track.

 

Nama/NIM : Nur Ainun Fadhilah Idris

Jenjang/mata pelajaran yang diampu: SMA/Biologi

Kode soal: Mathematics

Judul soal: Speed of Racing Car

No.

Pertanyaan

Jawaban

1.

Tuliskan solusi untuk soal ini !

C

2.

Tuliskan Langkah-langkah berpikir anda hingga mendapat solusi dari permasalahan ini !

1.      Membaca soal

2.      Menganalisis grafik

3.      Oleh sebab disoal yang diminta adalah jarak dari garis start hingga bagian awal dari garis lurus terpanjang, maka fokus analisis grafik hanya difokuskan pada hal tersebut

4.      Memilih jawaban yang tepat

3.

Identifikasi 4 fondasi CT yang anda gunakan dalam menyelesaikan masalah ini !

Dekomposisi:

Mencermati soal, apa yang mesti diselesaikan

Pengenalan Pola:

Berdasarkan pengalaman saya bahwa untuk menyelesaikan soal grafik dengan pertanyaan bentuk objektif maka yang perlu dilakukan ialah mencermati soal terlebih dahulu hal ini agar proses analisis grafik akan lebih terarah dan efisien.

Abstaksi:

Oleh karena setelah membaca soal saya dapat menganalisis grafik dengan terarah maka grafik untuk sementara saya abaikan dan berfokus mencermati soal

Algoritma:

Mencermati soal, menganalisis grafik, menentukan jawaban yang tepat.

 

Pertanyaan 20.1

What is the role of bacteria in dental caries?

A. Bacteria produce enamel.

B. Bacteria produce sugar.

C. Bacteria produce minerals.

D. Bacteria produce acid

 

 

 

 

Science

Nama/NIM : Nur Ainun Fadhilah Idris

Jenjang/mata pelajaran yang diampu: SMA/Biologi

Kode soal: Science

Judul soal: Tooth Decay

No.

Pertanyaan

Jawaban

1.

Tuliskan solusi untuk soal ini !

D

2.

Tuliskan Langkah-langkah berpikir anda hingga mendapat solusi dari permasalahan ini !

1.      Membaca soal

2.      Membaca pilihan jawaban

3.      Menganalisis gambar dan teks

4.      Oleh sebab disoal yang diminta adalah peran bakteri fokus analisi gambar dan teks adalah pada peran bakteri tersebut

5.      Memilih jawaban yang tepat

3.

Identifikasi 4 fondasi CT yang anda gunakan dalam menyelesaikan masalah ini !

Dekomposisi:

Mencermati soal, apa yang mesti diselesaikan

Pengenalan Pola:

Berdasarkan pengalaman saya bahwa untuk menyelesaikan soal gambar dan teks dengan pertanyaan bentuk objektif dengan pilihan jawaban bentuk narasi maka yang perlu dilakukan ialah mencermati soal dan pilihan jawaban terlebih dahulu hal ini agar proses analisis gambar dan teks akan lebih terarah dan efisien.

Abstaksi:

Oleh karena setelah membaca soal saya dapat menganalisis gambar dan teks dengan terarah maka gambar dan teks untuk sementara saya abaikan dan berfokus mencermati soal dan pilihan jawaban

Algoritma:

Mencermati soal dan pilihan jawaban, menganalisis gambar dan teks, menentukan jawaban yang tepat.

 


MODUL AJAR IPA KELAS VIII

PDF